Bukti Polri Bersama Masyarakat, Waka Polres Pasaman Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Duo Koto

Pasaman, Sumbarinfo.com – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui keterlibatan langsung Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Pasaman, Kompol Muzhendra, dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar Rahman di Simpang Kuayan, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh ratusan warga yang hadir, termasuk tokoh masyarakat dan para pemuka agama setempat. Momen peletakan batu pertama itu menjadi simbol sinergi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sarana ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Muzhendra mengapresiasi kekompakan masyarakat Simpang Kuayan yang secara bersama-sama berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui pembangunan masjid.

“Saya sangat tersanjung atas kepercayaan dan sambutan masyarakat Simpang Kuayan dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan masjid ini. Mudah-mudahan pembangunan Masjid Ar Rahman dapat berjalan lancar dan mendapat ridha Allah SWT,” ujar Kompol Muzhendra.

Menurutnya, kehadirannya dalam kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

“Polri siap hadir di tengah masyarakat untuk berbagai kegiatan positif. Kami siap berkolaborasi dalam mendukung pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” katanya.

Kompol Muzhendra juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kamtibmas tidak bisa diwujudkan oleh satu institusi saja. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Polres Pasaman selalu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat guna mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.

“Dalam menciptakan kamtibmas, komunikasi tidak bisa berjalan satu arah. Harus ada komunikasi dua arah antara masyarakat dan kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Simpang Kuayan, Suharjo Lubis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Waka Polres Pasaman yang turut berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Ar Rahman.

“Kami merasa bangga dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Waka Polres Pasaman. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Suharjo juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid, termasuk warga yang secara sukarela menyerahkan sebagian lahannya untuk lokasi pembangunan.

Menurutnya, nama Masjid Ar Rahman yang berarti penuh kasih sayang menjadi doa dan harapan agar masjid tersebut kelak menjadi pusat ibadah, persatuan, serta pembinaan umat.

“Sejak awal pembangunan ini sudah dilandasi semangat kasih sayang dan kebersamaan. Diawali dengan keikhlasan warga menyerahkan tanahnya untuk pembangunan masjid. Mudah-mudahan seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan selesai dengan baik,” harapnya.

(Karno) | Sumbarinfo.com

BERITA LAINYA

POST LAINYA

Website ini diterbitkan oleh sumbarinfo.com | © 2021- 2022