Usai SK Kepengurusan Diterbitkan, Jelang Pelantikan dan Pengukuhan, Pengurus KAN Pauh IX Merapatkan Barisan

PADANG —Sumbarinfo.com, -Setelah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Camat Kuranji Nomor 74 Tahun 2026 tentang Susunan Kepengurusan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX Kota Padang periode 2026–2031, jajaran pengurus bersama tokoh adat dan sejumlah elemen masyarakat mulai merapatkan barisan.

Konsolidasi dilakukan sebagai persiapan menghadapi agenda pelantikan dan pengukuhan kepengurusan KAN Pauh IX periode 2026–2031. Sejumlah tokoh adat dan generasi muda menyatakan kesiapan untuk ikut mengawal agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Ketua KAN Pauh IX periode 2026–2031, Musdafirman Dt. Rajo Di Guci, S.Si., mengajak seluruh jajaran pengurus menjaga kekompakan dan menyatukan langkah dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.

Menurutnya, terbitnya SK kepengurusan menjadi landasan untuk segera memperkuat koordinasi dan mempersiapkan kepengurusan menghadapi agenda pelantikan dan pengukuhan.

Salah seorang tokoh adat yang turut menyatakan kesiapan mengawal kegiatan tersebut adalah Adrisimon Dt. Tan Basa, selaku Penghulu Suku Tanjung. Ia dipercaya menjadi salah satu unsur Wakil Ketua KAN Pauh IX dalam kepengurusan periode 2026–2031.

Adrisimon mengatakan, seluruh unsur yang terlibat perlu membangun kebersamaan agar proses pelantikan dan pengukuhan dapat berlangsung tertib dan lancar.

“Ini merupakan amanah bersama. Kita akan ikut mengawal proses pelantikan dan pengukuhan agar berjalan dengan baik. Setelah itu, tentu yang lebih penting adalah bagaimana kepengurusan dapat bekerja menjalankan amanah adat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan tidak hanya datang dari kalangan ninik mamak dan tokoh adat. Sejumlah tokoh masyarakat serta kalangan anak muda juga menyatakan kesiapan untuk ikut membantu mengawal kegiatan.

“Kita melihat semangat dari berbagai tokoh dan anak-anak muda. Mereka siap ikut mengawal kegiatan ini. Ini tentu menjadi energi positif bagi KAN Pauh IX,” katanya.

Keterlibatan generasi muda dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan adat. Selain membantu pelaksanaan kegiatan, generasi muda diharapkan semakin memahami nilai-nilai adat dan turut mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat.

Musdafirman Dt. Rajo Di Guci juga berharap momentum pelantikan dan pengukuhan nantinya dapat menjadi awal konsolidasi yang lebih luas antara KAN, ninik mamak, pemerintah, tokoh masyarakat dan generasi muda.

“KAN bukan tempat untuk mempertajam perbedaan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga adat dan kepentingan masyarakat. Kita ingin merawat kebersamaan dan memperkuat peran ninik mamak di tengah masyarakat,” tuturnya.

Dengan semakin dekatnya agenda pelantikan dan pengukuhan, persiapan terus dilakukan melalui koordinasi antarunsur kepengurusan dan tokoh adat.

Semangat yang dibangun dalam konsolidasi tersebut sejalan dengan motto KAN Pauh IX periode 2026–2031: “Mengurai Nan Kusuik, Maluruihan Nan Bengkok, Mangumpuan Nan Taserak.”

(SN)

BERITA LAINYA

POST LAINYA

Website ini diterbitkan oleh sumbarinfo.com | © 2021- 2022