Geliat dan Program Dinas Kelautan Dan Perikanan Untuk Masyarakat Banyak

Padang, – Sumbarinfo.com,- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar. Dr. Ir Reti Wafda. M.TP Tentang hal kemarin mengenai pemberitaan dengan senyuman khas nya Reti mengatakan, mungkin ini adalah bentuk dari kedewasaan pribadi saya, karena setiap kritikan harus kita tangapi dengan senyuman, karena tidak semua kritikan itu berbentuk jahat, dan mungkin kritikan yang baru saja kami terima di Dinas Kelautan dan Perikanan, adalah langkah maju untuk kami lebih memperhatikan segala bentuk apa yang akan kami laksanakan kedepanya.

Terlepas dari itu semua, sekarang kami di Dinas Kelautan dan Perikanan, tengah melaksanakan berbagai kegiatan di darat, seperti, menggali kearifan lokal dengan memanfaatkan sungai jadi bersih dan bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. Salah satu contoh adalah, kini kami telah melakukan bersama masyarakat ikan Lubuak Larangan, seperti ikan Gariang dan Ikan Nila, di Agam kami contohnya, kami dan masyarakat disana telah melakukan panen ikan dengan cara memperlombakan mancing ikan, dulu kami bantu bibit sebesar 25 juta rupiah dan saat panen dengan dilaksanakan lomba mancing, masyarakat disana mampu meraup uang sebesar 80 juta rupiah dan ini adalah bentuk kepedulian kami pada masyarakat.
Kemudian ditambahkan Reti, di Dharmasraya juga menarik lagi, usai panen ikan masyarakat disana dari hasil panen ikan, mereka membelikan laba dari panen tersebut untuk membeli sawit, nah program inilah yang akan terus kami galakan untuk semua lapisan masyarakat yang ada di Sumatera Barat.


Untuk lebih energiknya pembudidayaan ikan dan ini juga merupakan salah satu program kami, pembudidayaan ikan banyak biaya dan biasanya biaya akan tersedot untuk pakan ikan, maka kami di DKP Pelakukan program Pakan Mandiri, yang mana kami melakukan Pelatihan dan InshaAllah kami telah mulai dan berhasil dalam hal pakan ikan mandiri, yang mana penghematan bisa kami tekan dari pembelian pakan 13 Ribu per kilo setelah adanya program pakan ikan mandiri, harga pakan ikan bisa mencapai 6 ribu perkilonya, dan kedepan kami akan lebih mematangkan hal ini lagi.

Selanjutnya yang terakhir, kita Sumbar kaya akan lobster BBL (Benih Benih Lobster) dan kita belajar dari Negara Vietnam, mereka bisa makmur karena produksi lobster, melihat peluang bagus seperti ini, kami di Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan kerja sama dengan Vietnam, dan hasilnya memang sangat luar biasa, untuk pembibitan benih-benih lobster memakan waktu sekitar satu tahun. Namun hasilnya kita bisa bersaing dengan negara lain, dan hal ini telah kami lakukan juga untuk masyarakat banyak.(Tim)

BERITA LAINYA

POST LAINYA

Website ini diterbitkan oleh sumbarinfo.com | © 2021- 2022