Irwan Zuldani Dorong KAN Pauh IX Jadi Benteng Dalam Pembinaan Generasi Muda

PADANG —Sumbarinfo.com, -Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang juga Ketua Pembina Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Irwan Zuldani, S.E., M.M., mendorong KAN Pauh IX untuk memperluas peran di tengah masyarakat. Menurutnya, KAN tidak cukup hanya hadir ketika terjadi sengketa adat atau persoalan tanah, tetapi juga harus menjadi benteng dalam membina generasi muda dan menjawab berbagai persoalan sosial.

Hal itu disampaikan Irwan Zuldani dalam sambutannya pada pelantikan dan pengukuhan Pengurus KAN Pauh IX periode 2026–2031 di Kantor KAN Pauh IX, Sabtu (3/10/2026).

Irwan mengatakan, perubahan zaman dan derasnya arus informasi membuat lembaga adat perlu mengambil peran lebih aktif dalam kehidupan masyarakat.

“Dengan perubahan zaman yang begitu cepat dan arus informasi yang semakin deras, ini menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk pengurus KAN. KAN tidak hanya berbicara tentang sengketa tanah, tetapi juga harus menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat,” ujar Irwan.

Ia menilai, persoalan yang dihadapi anak-anak dan remaja saat ini membutuhkan perhatian bersama, termasuk dari ninik mamak sebagai orang yang memiliki tanggung jawab terhadap anak kemenakan.

“Kita sebagai mamak harus ikut berperan. Banyak persoalan yang dihadapi anak-anak dan remaja kita saat ini. Karena itu, ninik mamak harus hadir dalam membina dan memberikan arah kepada generasi muda,” katanya.

Selain pembinaan generasi muda, Irwan mendorong KAN untuk aktif dalam persoalan keagamaan, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Jangan hanya hadir ketika terjadi sengketa. Ketika ada kegiatan masyarakat, kita juga harus hadir. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam persoalan agama, pendidikan, maupun pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Sebagai Ketua Pembina KAN Pauh IX, Irwan juga menyampaikan rencana peningkatan kapasitas ninik mamak.

“Insyaallah bulan depan kita akan melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas ninik mamak melalui anggaran pokok pikiran saya sebagai Anggota DPRD” ungkapnya.

Di sisi lain, Irwan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Padang.

“Kita harus bersama-sama mendukung program pemerintah. Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. KAN harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjadikan Kota Padang semakin baik,” tuturnya.

Ia berharap kepengurusan KAN Pauh IX periode 2026–2031 dapat menjalankan peran tersebut secara nyata, sehingga keberadaan lembaga adat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan demikian, KAN Pauh IX tidak hanya menjadi tempat penyelesaian persoalan adat, tetapi juga menjadi ruang musyawarah, pembinaan generasi muda, penguatan nilai agama dan budaya, serta mitra pemerintah dalam membangun masyarakat.

oleh: Dave

BERITA LAINYA

POST LAINYA

Website ini diterbitkan oleh sumbarinfo.com | © 2021- 2022