Nabil Purnama – Penulis
Simawang – Universitas Andalas menerjunkan sebanyak 21 mahasiswa dan mahasiswi untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kegiatan KKN ini akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, terhitung sejak 7 Juli hingga 18 Agustus 2025.
Mengusung tema “Pengembangan Pariwisata dan Budaya Lokal”, kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi nagari, terutama di sektor pariwisata, budaya, dan UMKM. Para mahasiswa berasal dari berbagai fakultas dan rumpun ilmu, seperti Saintek, Soshum, serta Ekonomi dan Bisnis. Keberagaman latar belakang ini menjadi kekuatan utama dalam menyusun program kerja yang inovatif dan aplikatif sesuai kebutuhan masyarakat. Dr. Mildawati, S.Si., M.Si., dipercaya sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi para mahasiswa selama menjalankan program di lapangan. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, perangkat nagari, dan masyarakat agar KKN dapat berjalan efektif dan berdampak nyata.

Lokakarya yang di sampaikan mahasiswa KKN Universitas Andalas yang Bertempat di Kantor Wali Nagari Sinawang, Selasa (08/07/2025).
Setibanya di Nagari Simawang, para mahasiswa disambut dengan hangat oleh perangkat nagari dan tokoh masyarakat setempat. Untuk memulai kegiatan, mahasiswa melaksanakan Lokakarya pembuka yang bertujuan untuk memperkenalkan diri sekaligus mempresentasikan sejumlah program kerja yang akan dijalankan. Lokakarya ini juga menjadi ruang awal kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk menyamakan visi dalam membangun nagari.
Program kerja yang dirancang mencakup berbagai aspek, seperti pemetaan potensi wisata lokal, digitalisasi promosi UMKM, edukasi kebersihan lingkungan, hingga penguatan kearifan lokal dalam bentuk dokumentasi budaya lokal.
Dengan semangat pengabdian dan sinergi yang terbangun, KKN Universitas Andalas diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Nagari Simawang, khususnya dalam mendorong kemajuan pariwisata, pelestarian budaya lokal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.