PADANG, — Sumbarinfo.com, – Takino Yukiko Sensei, Nihongo Partner (NP) gelombang ke-25, disambut hangat keluarga besar SMA Negeri 5 Padang, Senin (28/9/2026). Guru Bahasa Jepang SMAN 5 Padang sekaligus Ketua MGMP Bahasa Jepang Sumatera Barat, Imelda Fatmadewi, turut menerima dan mendampingi kedatangan Takino Yukiko di lingkungan sekolah.
Takino Yukiko Sensei akan bertugas di SMAN 5 Padang mulai September 2026 hingga Februari 2027. Sebagai Nihongo Partner, ia akan menjadi mitra dan asisten guru bahasa Jepang dalam mendukung proses pembelajaran bahasa, percakapan, serta pengenalan budaya Jepang kepada para siswa.
Kepala SMAN 5 Padang, Walmukmin, secara langsung menyambut kedatangan Takino Yukiko bersama guru dan siswa di halaman sekolah. Setelah prosesi penyambutan, Takino Yukiko turut mengikuti upacara sekolah bersama seluruh warga SMAN 5 Padang.
Dalam suasana penyambutan yang penuh keakraban, Imelda Fatmadewi tampak mendampingi Takino Yukiko. Kehadiran NP tersebut diharapkan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih nyata bagi siswa karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan penutur bahasa Jepang.
Menariknya, selama berada di lingkungan sekolah, Takino Yukiko tampil mengenakan hijab, sebagai bagian dari penyesuaian dengan lingkungan dan suasana sekolah di Indonesia. Kehadirannya bersama Imelda Fatmadewi semakin memperlihatkan nuansa persahabatan dan pertukaran budaya dalam program tersebut.
Imelda: Sekitar 10 Nihongo Partner Ditempatkan di SMA Sumatera Barat
Sebagai Ketua MGMP Bahasa Jepang Sumatera Barat, Imelda Fatmadewi menjelaskan bahwa keberadaan Nihongo Partner tidak hanya berlangsung di SMAN 5 Padang. Pada periode ini, sekitar 10 Nihongo Partner diterima dan ditempatkan di sejumlah SMA di Sumatera Barat.
Menurut Imelda, penempatan NP dilakukan dengan mempertimbangkan hasil penilaian dan pemetaan dari Japan Foundation, termasuk melihat keberadaan guru bahasa Jepang serta kebutuhan pembelajaran bahasa Jepang di masing-masing sekolah.
“Untuk Sumatera Barat kita menerima sekitar 10 Nihongo Partner. Mereka kemudian ditempatkan di beberapa SMA sesuai dengan penilaian Japan Foundation, termasuk melihat keberadaan guru bahasa Jepang dan kebutuhan pembelajaran bahasa Jepang di sekolah,” ujar Imelda.
Ia menegaskan, kehadiran Nihongo Partner bukan untuk menggantikan posisi guru bahasa Jepang di sekolah. NP justru menjadi mitra pendamping yang membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih komunikatif dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa.
“NP ini menjadi partner bagi guru bahasa Jepang. Mereka bisa membantu siswa berlatih percakapan langsung dengan penutur bahasa Jepang, memperkenalkan budaya Jepang, dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda,” jelasnya.
Tidak Sekadar Bahasa, tetapi Juga Pertukaran Budaya
Imelda menilai keberadaan Nihongo Partner memberikan manfaat yang lebih luas karena pembelajaran bahasa Jepang dapat dipadukan dengan pengalaman budaya.
Siswa tidak hanya mempelajari kosakata, tata bahasa dan percakapan, tetapi juga dapat mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang melalui interaksi langsung dengan NP.
“Anak-anak tidak hanya belajar bahasa Jepang, tetapi juga memahami budaya Jepang. Sebaliknya, Nihongo Partner juga bisa mengenal budaya Indonesia, khususnya budaya Minangkabau,” kata Imelda.
Menurutnya, interaksi tersebut menjadi kesempatan berharga untuk membangun hubungan persahabatan sekaligus memperluas wawasan siswa.
Kolaborasi Guru dan Nihongo Partner
Selama masa tugas hingga Februari 2027, Takino Yukiko akan berkolaborasi dengan guru bahasa Jepang SMAN 5 Padang dalam berbagai kegiatan pembelajaran.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuat siswa lebih percaya diri menggunakan bahasa Jepang, terutama dalam komunikasi langsung. Kehadiran penutur asli juga dapat membantu siswa memahami pelafalan dan penggunaan bahasa Jepang dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Bagi Imelda Fatmadewi, program Nihongo Partner menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara sekolah, guru bahasa Jepang, MGMP Bahasa Jepang Sumatera Barat, Japan Foundation, dan Nihongo Partner.
Dengan ditempatkannya sekitar 10 Nihongo Partner di sejumlah SMA di Sumatera Barat, program ini diharapkan semakin membuka ruang bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman internasional sekaligus memperkuat pembelajaran bahasa dan budaya Jepang.
Kehadiran Takino Yukiko Sensei di SMAN 5 Padang pun menjadi momentum mempererat pertukaran budaya Indonesia–Jepang, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup bagi generasi muda Sumatera Barat.
Putra sgm