Tanda-Tanda Orang yang Berakal

Edisi: 001

oleh: Ustad Darman Sidiq

CAHAYA ILMU – Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah menganugerahkan akal kepada manusia sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil. Akal merupakan nikmat yang sangat agung. Namun, dalam pandangan Islam, orang yang benar-benar berakal bukan hanya dinilai dari kecerdasannya, melainkan dari bagaimana ia menggunakan akalnya untuk mencari kebenaran, menjaga akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“…dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal.”
(QS. Ali ‘Imran: 7).

Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang berakal adalah mereka yang mampu mengambil hikmah dari setiap petunjuk Allah dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

Di antara tanda-tanda orang yang berakal adalah sebagai berikut.

  1. Cinta kepada Ilmu
    Orang yang berakal menyadari bahwa ilmu adalah cahaya kehidupan. Ia tidak pernah merasa puas untuk terus belajar, karena setiap ilmu yang bermanfaat akan mengangkat derajatnya di sisi Allah.
    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”
    (HR. Muslim).

  1. Tidak Berubah karena Mendengar Umpatan maupun Pujian
    Orang yang berakal tidak hanyut oleh pujian dan tidak pula goyah karena celaan. Ia tetap istiqamah di atas kebenaran. Pujian tidak menjadikannya sombong, sedangkan hinaan tidak membuatnya putus asa. Yang ia cari hanyalah rida Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  2. Baik dan Bijaksana dalam Menjawab
    Setiap jawaban yang keluar dari lisannya dipikirkan dengan matang. Ia berbicara dengan santun, penuh hikmah, dan tidak menyakiti hati orang lain.
    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
    (HR. Bukhari dan Muslim).
  3. Banyak Benarnya dalam Perkataan
    Lisan orang yang berakal dipenuhi dengan kejujuran dan kebenaran. Ia menghindari dusta, fitnah, ghibah, dan perkataan yang sia-sia karena menyadari bahwa setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”
(QS. Al-Ahzab: 70).

Penutup
Empat tanda ini menjadi cermin bagi setiap muslim. Kecintaan kepada ilmu, keteguhan hati menghadapi pujian dan celaan, kebijaksanaan dalam berbicara, serta kejujuran dalam berkata merupakan akhlak yang lahir dari akal yang dipenuhi iman.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berakal, yang senantiasa mencintai ilmu, menjaga lisan, teguh di atas kebenaran, dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Wallahu a’lam bish-shawab.

BERITA LAINYA

POST LAINYA

Website ini diterbitkan oleh sumbarinfo.com | © 2021- 2022