Tujuh Nama Mengapung, Ketua KAN Pauh IX Turut Diapungkan sebagai Bacalon Ketua LKAAM Kota Padang

PADANG — Sumbarinfo.com, – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang, sejumlah nama mulai mengapung sebagai bakal calon (bacalon) Ketua LKAAM Kota Padang periode mendatang.

Musda IX LKAAM Kota Padang dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan, Kantor Balai Kota Padang.

Hingga saat ini, sedikitnya terdapat tujuh nama yang disebut-sebut berpotensi maju dalam bursa Ketua LKAAM Kota Padang. Empat tokoh di antaranya telah menyatakan kesiapan untuk maju, sementara tiga nama lainnya turut diapungkan dalam dinamika pencalonan.

Empat tokoh yang menyatakan kesiapan maju yakni Syahril Ulbi Datuak Bagindo Rajo, Hendri Yazid Datuak Rajo Diguci, Irwan Basir Datuk Rajo Alam, dan Rusli Rajo Mahmud.

Sementara itu, tiga nama lainnya yang turut diapungkan adalah Musda Firman Datuak Rajo Diguci, Herman B Datuak Ibrahim, dan Andree Harmadi Algamar Datuak Sangguno Dirajo.

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Musda Firman Datuak Rajo Diguci, yang saat ini dipercaya sebagai Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang. Munculnya nama tersebut menambah warna dalam bursa kepemimpinan LKAAM Kota Padang menjelang Musda IX.

Panitia Musda IX menegaskan bahwa proses pencalonan masih terbuka. Artinya, nama-nama yang beredar saat ini belum bersifat final dan masih memungkinkan bertambah menjelang pelaksanaan Musda.

“Sudah ada nama-nama bakal calon Ketua LKAAM Kota Padang mengapung. Namun, proses pendaftaran pencalonan masih terbuka hingga dua hari menjelang Musda IX. LKAAM maupun KAN se-Kota Padang masih diberikan kesempatan untuk mengusulkan tokoh-tokoh lain yang dinilai memiliki kompetensi dan mampu memimpin ke depan,” ujar Panitia Musda IX, Drs. H. Yol Kaharuddin Dt. Sati Nan Balapiah.

Pernyataan tersebut disampaikan didampingi Sekretaris Panitia Helfin Rajo Sampono, Ketua Steering Committee Ery Iswandi BSc, Dt. Peto Muhammad, serta Bendahara M. Nazif Malin Basa.

Bursa Kepemimpinan Adat

Musda IX LKAAM Kota Padang nantinya tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menentukan arah kelembagaan adat di Kota Padang ke depan.

LKAAM sebagai salah satu lembaga adat di Minangkabau diharapkan mampu memperkuat peran ninik mamak, menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan adat di tengah masyarakat.

Dengan masih terbukanya proses pencalonan hingga dua hari sebelum Musda, dinamika bursa Ketua LKAAM Kota Padang diperkirakan masih akan berkembang. Dukungan dari LKAAM dan KAN se-Kota Padang akan menjadi bagian penting dalam menentukan tokoh yang nantinya dipercaya memimpin lembaga tersebut.

Musda IX diharapkan menghasilkan kepemimpinan LKAAM Kota Padang yang mampu memperkuat adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (ABS-SBK) serta menjaga eksistensi adat dan budaya Minangkabau di tengah perkembangan Kota Padang.

Putra sgm

BERITA LAINYA

POST LAINYA

Website ini diterbitkan oleh sumbarinfo.com | © 2021- 2022