PADANG, Sumbarinfo.com — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat membuka kegiatan Penulisan Soal untuk peserta didik kelas 6 dan kelas 9 tahun 2026 yang bertempat di Aula BBPMP Provinsi Sumatera Barat, Senin 15/9/2026.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh David Rikardo kemudian dilanjutkan dengan pelaporan pelaksanaan kegiatan oleh Hardison selaku ketua Pelaksana TKA Provinsi Sumatera Barat serta dibuka kegiatan secara resmi lansung oleh Habibul Fuadi selaku kepala dinas pendidikan.
Hardison, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 76 orang penulis soal yang berasal dari 19 kabupaten/kota se Sumatera Barat, Masing-masing kabupaten/kota mengirimkan empat orang guru terbaik untuk mengikuti kegiatan ini, kegiatan ini akan berlansung selama 5 hari kedepan”.
“Selain diikuti oleh Fasnas Provinsi Sumatera Barat, kegiatan ini juga didampingi secara langsung oleh Fasnas Pusat dari Pusat Asesmen Pendidikan. Hal ini tentunya menjadi bagian penting untuk memastikan proses penulisan soal berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan,” jelas Hardison.
Sementara Dalam sambutannya, Habibul Fuadi menegaskan bahwa penyusunan soal merupakan bagian penting dari rangkaian proses pendidikan. Setelah proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dilakukan, diperlukan evaluasi untuk melihat sejauh mana proses tersebut memberikan hasil terhadap perkembangan dan capaian peserta didik.
“Kalau di dalam sistem manajemen, ini merupakan bagian dari proses evaluasi. Kita sudah melaksanakan perencanaan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran selama enam tahun untuk SD dan tiga tahun untuk SMP. Tentu kita perlu melihat sejauh mana hasil dari proses tersebut terhadap peserta didik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.
Menurutnya, hasil pendidikan tidak cukup hanya dinilai berdasarkan anggapan bahwa proses pembelajaran telah berjalan dengan baik. Keberhasilan tersebut harus dapat dibuktikan melalui hasil yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tambahannya Menurut Hardison, keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa proses penulisan soal tidak dilakukan secara sederhana, tetapi melalui tahapan yang membutuhkan kompetensi, ketelitian, serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip penyusunan soal yang berkualitas.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan instrumen asesmen yang mampu memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan dan capaian peserta didik.
Akhir sambutan habibul juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh partisipasi yang terlibat dalam terealisasinya kegiatan ini BBPMP yang telah memfasilitasi tempat, Fasnas Pusat, Fasnas Provinsi dan seluruh peserta penulis soal serta seluruh tim Panitia yang telah bekerja maksimal.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir soal-soal yang berkualitas, sesuai dengan kaidah penulisan soal, serta mampu memberikan gambaran yang objektif tentang capaian peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran,” tuturnya.
oleh: Dave

